19. How Beauty Matters

19. How Beauty Matters

    Beauty (Kecantikan). Kecantikan biasanya digambarkan murni dalam hal pengalaman visual, tetapi bagaimana jika definisi itu diperluas untuk mencakup sesuatu yang lebih besar dan lebih berdampak? Bagaimana jika kita memahami kecantikan sebagai perasaan kesehatan dan generativitas yang diwujudkan sepenuhnya, keselarasan sesaat dengan proses alam di sekitar kita?  Namun demikian, jika keindahan harus dipahami sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar kecantikan atau debu estetika, ia perlu memberi ruang bagi sisi kehidupan yang kurang nyaman. Estetika adalah cabang filsafat yang berbicara tentang keindahan. Kesatuan, keselarasan, keserasian, keseimbangan, dan ketahanan merupakan kualitas intrinsik objek untuk mengukur keindahan. Perwujudan keindahan salah satunya dalam seni. Seni sebagai ciptaan Manusia memiliki bentuk dan gaya yang berbeda. Naturalisme, Ekspresionisme dan Impresionisme adalah aliran seni. Bagian Ada beberapa teori dalam menciptakan seni, yaitu teori metafisika, ekspresi, psikologi dan teori permainan. Sedangkan nilai seni tidak hanya menyajikan nilai-nilai panca indera yang dapat memberikan kepuasan bagi masyarakat tetapi seni juga memiliki nilai kehidupan, pengetahuan, keindahan dan kepribadian. Dilihat dari sudut mediumnya maka suatu karya seni mempunyai nilai inderawi yang menyebabkan seseorang pengamat menikmati atau memperoleh kepuasan dari ciri-ciri inderawi yang disajikan oleh suatu karya seni. Misalnya, warna-warni yang terpancar dari sebuah lukisan, kata-kata yang indah terdengar dalam suatu musik dan bentuk-bentuk yang terlihat sempurna dalam suatu wujud.


Nama: Sekar Raditia Januarni

NPM: 202146500920

Kelas: R3L

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FILSAFAT SENI

DKV UNINDRA

20. Objections to the expression theory of art